Hari-hariku kini tiada arti
Semua kesenangan, tawa, senyuman
Sekarang telah sirna dihadapan ku
Tak pernah lagi ku merasakannya
Mungkin dulu engkau memang penerang hidupku
Tapi apakah engkau bisa menjadi duri
Karena kini ku kehilangan cintaku yang telah ku perjuangkan
Dengan ditambah lagi kehilangn sahabatku
Haruskah aku menerima semua ini
Haruskah aku lari dari kehidupanku sekarang ini
Apakah semua ini dapat diubah dalam sekejap
Hanya dengan meratapi tangis yang takkan pernah ada henti-hentinya
Bisa kah kau maafkan aku karena kesalahanku
Yang bisa membuatmu tersakiti
Aku berkata begitu karena aku benar-benar sayang padamu
Aku tau kamu tak sanggup menerima semua itu
Kumohon padamu hilangkan rasa kecewamu kepadaku
Semua kesenangan, tawa, senyuman
Sekarang telah sirna dihadapan ku
Tak pernah lagi ku merasakannya
Mungkin dulu engkau memang penerang hidupku
Tapi apakah engkau bisa menjadi duri
Karena kini ku kehilangan cintaku yang telah ku perjuangkan
Dengan ditambah lagi kehilangn sahabatku
Haruskah aku menerima semua ini
Haruskah aku lari dari kehidupanku sekarang ini
Apakah semua ini dapat diubah dalam sekejap
Hanya dengan meratapi tangis yang takkan pernah ada henti-hentinya
Bisa kah kau maafkan aku karena kesalahanku
Yang bisa membuatmu tersakiti
Aku berkata begitu karena aku benar-benar sayang padamu
Aku tau kamu tak sanggup menerima semua itu
Kumohon padamu hilangkan rasa kecewamu kepadaku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar